Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
0 komentar

Wujudku

seonggok daging tak bertulang,
sebongkah besi tak berjiwa,
terkuntang-kantung tanpa arah tujuan,
mengalir mengikuti arus kehidupan,
bukan berarti tanpa tujuan,
hanyalah,
sebuah mesin yang tak terkendali,
tanpa nama.

By: Aim

0 komentar

Manunggaling Gusti

suwijining kawulo
iku wes nyiji kaliyan rogo
sopo pengeran kang moho kuoso
biso ngerti sopo awak ndewe kaliyan karep siro
yen weroh ing rupo
yen mati opo rogo
amergi siro kang podo kuwatir ing roso
kang ingsun pikir bakal dadi olo
ing siwijining menungso
tasawuf iku dipikir rak patio
melane kwi podo nganehake siro

BY : aIM

0 komentar

Kunci Kami

Panggilan dari rumah-Nya mengiringi
kelabu senja menghiasi pandanganku
Mataku tak mampu melihat sosoknya
Berkelebak hitam pekat mengkilat di mataku
itulah salah satu hal yang tertampung
dalam sesuatu yang menyempurnakanku
penjepit itu menggigit rambut oleh tangannya
berbalut sutera hitam menutupi sosoknya.

0 komentar

Siapa Aku ??

Mereka itu Pujangga dengan seribu kata cinta
Tapi bukan aku
Mereka itu Saudagar yang berlayar kemana-mana
Tapi bukan aku
Mereka itu Pengemis yang selalu meminta-minta
Tapi bukan aku
Mereka itu Petani yang sedang membajak sawahnya
Tapi bukan aku
Mereka itu Superstars yang di kenal ribuan manusia
Tapi bukan aku
Mereka itu Tentara sang pelindung Negara
Tapi buka...

0 komentar

untukku darinya.....

cinta tidak pernah meminta,ia senantiasa memberi,cinta membawa penderitaan,ttapi tdk pernah berdendam
tak pernah membalz dendam..........
dimana ada cinta di situ ada kehidupan........
manakala kebencian membawa kemusnahan.......
cinta sejati adalah dia mencintai orang lain,dan ketika kita masih mampu tersenyum,sambil berkata
"aku turut bahagia untuk mu........."
cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan......
walaupun kita telah di kecewakan......
karena cinta adalah perasaan yang mesti ada pada tiap2 diri manusia,ia laksana setitis embun yg turun dari langit,bersih dan suci.........
namun,ketika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan,kedustaan,
penipu,langkah serong dan hal lain yang tercela......
tetapi ketika ia jatuh kepada tanha yang subur,di sana akan tumbuh kesucian hati.....
by : Anggita puteri, diposkan oleh : anak Cikal
                                                Jogja, 23 Juli 2010

0 komentar

Dandang Gendhis

Mereka yang berpegang pada makna kekuasaan yang sesungguhnya dan bukan menyapa serta meramahi hati kamulo cilik
Mereka laksana hidup berbantal mega-mega di langit
Hidup berfoya-foya
Menghambur-hamburkan lumbung Negara
Terus meraup dan mengeruk isi lumbung untuk memuaskan musuh abadi
Mereka yang selalu mencoba merampas sisa remah-remah yang sesungguhnya hanya pantas untuk makanan Anjing dan Cacing
Perampasan, perampokan, pencurian, perkosaan tumbuh subur melebihi laju kecepatan tumbuhnya cendawan di puncak musim penghujan
Marcapada seolah bergabung, menangis pilu saat melihat carut-marut di tanah ini.

Bangsri, Sabtu, 26 Maret 2011